Dinkes Papua Selatan Gelar Pembekalan Tenanga Kesehatan Ha Anim Untuk Tingkatkan Kualitas Layanan

Tujuan dari pembekalan ini untuk mengingatkan kembali ilmu yang mereka
sudah dapatkan sehingga dapat diterapkan
pada saat mereka sudah ditempatkan di
puskesmas-puskesmas nantinya,” tuturnya. Kami berharap juga di tahun depan kegiatan ini dapat berlanjut lagi karena masih banyak kebutuhan tenaga medis di tempat-tempat pelosok, minimal di puskesmas pembantu (pustu) ada satu bidan dan satu perawat. Selain itu, pelayanan kesehatan aksesibilitas yang ada di Provinsi Papua Selatan dapat berjalan dengan baik dan berkualitas sehingga angka kematian ibu dan bayi menurun. Hal ini merupakan program utama dari nasional yang selalu disampaikan oleh Bapak Presiden terkait gizi, terutama di sini penekanan pada stunting. Angka stunting di wilayah Papua Selatan akan menurun di tahun 2024 menjadi 14 persen. Angka kesakitan juga akan menurun sehingga masyarakat bisa sehat, generasi penerustumbuh menjadi anak-anak yang cerdas dan berinovasi di Papua Selatan. “Kita tahu bersama bahwa kesehatan merupakan aspek penting dalam pembangunanm anusia di Indonesia,” tutup Benedicta.

      Tags:
    • APBD Pemprov
    • GMKI
    • MRP
    • Papua
    • Papua Selatan
    • Selatan
    • artikel
    • asmat
    • berita
    • bovendigoel
    • evaluasi apbd
    • mappi
    • merauke
    • nusantara
    • papua selatan
    • papuaselatan
    • selatan

Share post :