Disperindakop Papua Selatan Tingkatkan Sumber Daya Pemasaran Pelaku Usaha OAP

Senin, 19 Oktober 2026

Merauke – Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian, dan Perdagangan (Disperindakop) Provinsi Papua Selatan meningkatkan Sumber Daya Orang Asli Papua (OAP) di daerah tersebut 

Kegiatan peningkatan sumber daya pemasaran pelaku usaha “orang asli Papua (OAP)” pada Senin-Rabu (19-21/10/2026) di Hotel Panda Merauke. 

Momentum itu dibuka oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Papua Selatan dijabat oleh Agustinus Joko Guritno, Senin (19/10/2026).

Guritno berharap, para peserta yang hadir diharapkan dapat mengikuti materi selama tiga hari dengan baik, lancar dan penuh semangat kebersamaan.

Ia menyebut, kegiatan ini merupakan bentuk keberpihakan pemerintah agar masyarakat, khususnya OAP dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku usaha OAP dalam memasarkan produk, memperluas jaringan pemasaran, serta meningkatkan daya saing dan pendapatan usaha.

Guritno berharap kepada seluruh peserta agar dapat mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh agar ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dalam usaha sehari-hari.

“Jadikan kegiatan ini sebagai kesempatan untuk belajar, memperbaiki cara mengelola usaha, memperluas jaringan pemasaran dan meningkatkan kepercayaan diri dalam menghadapi persaingan usaha,”kata dia.

Menurut dia, Pemerintah Provinsi Papua Selatan berkomitmen untuk terus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui program-program yang mendukung peningkatan kapasitas pelaku usaha, penguatan pemasaran, dan pengembangan potensi ekonomi lokal sesuai dengan kewenangan dan kemampuan daerah.

 Dia menambahkan, pemerintah provinsi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia, narasumber dan pihak terkait yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini.

 

Biro Umum Setda Provinsi Papua Selatan

  • Tags:
  • #Bazar Murah
  • #Studi Di Inggris
  • -Transportasi Bus ASN
  • 120 Tahun Masuknya Injil
  • 121 Tahun Injil Merauke
  • 1447
  • 200 kupon
  • 2025–2029
  • 32
  • 38 Ribu Anak Tidak Sekolah

Share post :