Gubernur Apolo Harap APBD Perubahan Diarahkan Untuk SDM,Ketahanan Pangan, dan Ekonomi

Jumat,25 September 2026

Merauke - Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo berharap alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan diarahkan untuk penguatan sumber daya manusia,pengendalian inflasi dan penguatan ketahanan pangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan pengembangan industri kreatif.

Demikian disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Selatan, Ferdinandus Kainakaimu saat membacakan sambutan Gubernur Apolo Safanpo dalam rapat paripurna pembahasan dan persetujuan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Provinsi Papua Selatan tentang perubahan APBD tahun anggaran 2026 di Ruang Rapat Kantor DPRD Papua Selatan, Jumat (25/9/2026).

Saat membacakan sambutan gubernur, Ferdinandus mengatakan, fokus alokasi anggaran dalam APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 antara lain diarahkan pada beberapa hal penting.

Pertama, penguatan sumber daya manusia, terutama melalui peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan. Kita harus menjamin dukungan anggaran untuk revitalisasi sarana dan prasarana kesehatan, peningkatan kapasitas tenaga pendidik dan tenaga kesehatan, serta memperluas akses terhadap pelayanan pendidikan dan kesehatan yang berkualitas dan merata.

Kedua, pengendalian inflasi dan penguatan ketahanan pangan. Pemerintah daerah perlu memastikan ketersediaan dan keterjangkauan bahan pangan bagi masyarakat, sekaligus mendorong penguatan sektor-sektor ekonomi produktif di daerah.

Ketiga, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan pengembangan industri kreatif, sehingga masyarakat memiliki semakin banyak kesempatan untuk mengembangkan usaha, meningkatkan pendapatan, dan menciptakan lapangan kerja.

Ia menyebut, perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 disusun sebagai langkah penyesuaian yang realistis dengan mempertimbangkan perkembangan asumsi makroekonomi, proyeksi riil pendapatan daerah, serta berbagai kebutuhan dan prioritas mendesak dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

"Semangat yang harus terus kita bangun adalah semangat kebersamaan dan kekeluargaan, serta tanggung jawab kolektif untuk memastikan bahwa anggaran daerah benar-benar berpihak kepada kepentingan masyarakat di seluruh wilayah Papua Selatan, termasuk masyarakat di kampung-kampung,"kata dia.

"Kita juga harus memastikan optimalisasi waktu pelaksanaan anggaran agar seluruh program dan kegiatan dapat berjalan secara efektif, efisien, tepat sasaran, dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat,"ujarnya lagi.

Menurut dia, pihaknya berharap setiap anggaran yang dialokasikan dalam APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 benar-benar memberikan dampak dan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

"Kita harus menjadikan APBD bukan sekadar dokumen perencanaan dan penganggaran, tetapi sebagai instrumen utama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mempercepat pencapaian target pembangunan Provinsi Papua Selatan,"kata dia.

Ia mengatakan, setelah melalui seluruh rangkaian proses pembahasan serta dengan telah diperolehnya persetujuan dari Dewan yang terhormat, maka Pemerintah Provinsi Papua Selatan menyatakan menerima dan menyetujui Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Papua Selatan Tahun Anggaran 2026 untuk ditetapkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

"Selanjutnya,instruksi akan segera kami berikan kepada seluruh kepala perangkat daerah dan OPD untuk segera mengeksekusi program dan kegiatan yang telah disepakati secara tepat waktu, efektif, efisien, transparan, dan akuntabel,"ujarnya.

Ferdinandus juga berharap, pelaksanaan seluruh program dan kegiatan harus tetap berpedoman pada prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) serta memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan dan prinsip akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.

"Kami juga sangat mengharapkan pengawasan yang berkelanjutan dari DPR Papua Selatan terhadap pelaksanaan program dan kegiatan yang telah ditetapkan. Pengawasan tersebut penting agar pelaksanaan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat Papua Selatan,"kata dia.

"Mari kita bersama-sama memastikan bahwa setiap rupiah anggaran yang dikelola pemerintah daerah dapat dipertanggungjawabkan dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,"tambah dia.

 

Biro Umum Setda Provinsi Papua Selatan

  • Tags:
  • #Bazar Murah
  • #Studi Di Inggris
  • -Transportasi Bus ASN
  • 120 Tahun Masuknya Injil
  • 121 Tahun Injil Merauke
  • 1447
  • 200 kupon
  • 2025–2029
  • 32
  • 38 Ribu Anak Tidak Sekolah

Share post :