Gubernur Apolo Harap Silahturahmi Pasundan Perkuat Hubungan Antar Paguyuban

Minggu,11 Oktober 2026

Merauke - Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo berharap syukuran dan silahturahmi warga Pasundan didaerah ini mempererat persaudaraan dan tapi juga memperkuat hubungan antar paguyuban

Kegiatan silaturahmi dan syukuran warga Pasundan Papua Selatan diharapkan menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan, memperkuat hubungan antarpaguyuban, serta meningkatkan kontribusi masyarakat dalam mendukung pembangunan Provinsi Papua Selatan.

Demikian disampaikan Gubernur Apolo dalam sambutan saat menghadiri syukuran dan silahturahmi warga Pasundan Papua Selatan di Swissbel-hotel Merauke, Minggu (11/10/2026).

Gubernur menyampaikan penghormatan kepada Pengurus Paguyuban Pasundan Papua Selatan beserta seluruh jajaran.

Pimpinan Muhammadiyah beserta pimpinan lembaga keagamaan para ketua paguyuban daerah se-Provinsi Papua Selatan. Tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, dan tokoh pemuda.

Ia mengatakan, Pemerintah Provinsi Papua Selatan menyampaikan apresiasi kepada Pengurus Paguyuban Pasundan atas inisiatif menyelenggarakan kegiatan silaturahmi dan syukuran sebagai upaya mempererat persaudaraan, memperkuat hubungan sosial, serta menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat.

Gubernur juga menyoroti kekayaan budaya dan tradisi masyarakat Sunda yang menjunjung tinggi tata krama, kesopanan, penghormatan terhadap sesama, serta kepedulian terhadap lingkungan.

Salah satu falsafah luhur masyarakat Sunda yang ditekankan adalah Silih Asah, Silih Asih, Silih Asuh, yang mengandung makna saling mencerdaskan, saling mengasihi, dan saling membimbing.

Nilai-nilai tersebut dinilai relevan dengan kehidupan masyarakat Papua Selatan yang memiliki keberagaman suku, agama, budaya, dan latar belakang sosial.

Gubernur menegaskan bahwa perbedaan suku, agama, etnis, dan budaya bukanlah penghalang untuk bersatu. Sebaliknya, keberagaman merupakan kekuatan yang harus dijaga dan dikembangkan untuk membangun kehidupan masyarakat yang harmonis.

Paguyuban Pasundan diharapkan dapat terus berperan aktif sebagai pelopor persatuan, kerukunan, toleransi, dan semangat gotong royong di Provinsi Papua Selatan.

Gubernur juga menekankan bahwa pembangunan daerah tidak dapat dilaksanakan oleh pemerintah sendiri, tetapi membutuhkan dukungan, partisipasi, dan kerja sama seluruh elemen masyarakat.

Ia mengingatkan bahwa Papua Selatan merupakan rumah bersama bagi seluruh masyarakat untuk berkarya, berbakti, dan mengabdi demi kemajuan daerah.

Dalam kehidupan modern, individu maupun kelompok tidak dapat berdiri sendiri karena setiap pihak memiliki keterkaitan dan saling memengaruhi satu sama lain.

Keterhubungan tersebut dianalogikan dengan sistem tata surya dan dinamika perekonomian global, di mana perubahan yang terjadi pada satu bagian dapat memberikan dampak terhadap bagian lainnya.

Oleh karena itu, masyarakat perlu membangun kesadaran bahwa kehidupan bersama membutuhkan kepedulian, komunikasi, kerja sama, dan sikap saling menghargai.

Gubernur juga mengingatkan bahwa perkembangan teknologi informasi dan algoritma media sosial perlu disikapi secara bijaksana. 

Lantaran penyebaran informasi yang tidak utuh, tidak terverifikasi, atau disampaikan tanpa konteks yang memadai dapat menimbulkan kesalahpahaman dan berpotensi merusak hubungan silaturahmi.

Masyarakat diimbau agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang beredar di media sosial sebelum mengetahui kebenaran dan konteksnya secara menyeluruh.

Untuk menghindari kesalahpahaman, Gubernur menekankan pentingnya komunikasi langsung, klarifikasi, konfirmasi, serta penerapan prinsip tabayyun atau memeriksa kebenaran informasi sebelum mempercayai dan menyebarkannya.

Silaturahmi secara langsung dan tatap muka juga perlu terus dipelihara agar hubungan antarmasyarakat tetap erat dan harmonis.

Sebagai bentuk perhatian dan dukungan terhadap pembinaan kemasyarakatan, penguatan persaudaraan, serta pelestarian budaya, Gubernur Papua Selatan menyerahkan bantuan dana sebesar Rp100 juta kepada warga atau Pengurus Paguyuban Pasundan Provinsi Papua Selatan.

 

Biro Umum Setda Provinsi Papua Selatan

  • Tags:
  • #Bazar Murah
  • #Studi Di Inggris
  • -Transportasi Bus ASN
  • 120 Tahun Masuknya Injil
  • 121 Tahun Injil Merauke
  • 1447
  • 200 kupon
  • 2025–2029
  • 32
  • 38 Ribu Anak Tidak Sekolah

Share post :