Papua Selatan Kirim Dua Pelajar Paskibraka ke Istana Negara

Sabtu,15 Agustus 2026

Merauke - Provinsi Papua Selatan kembali mengukir kebanggaan pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dua putra-putri terbaik Papua Selatan dipercaya menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Pusat Tahun 2026 untuk bertugas pada upacara kenegaraan di Istana Merdeka, Jakarta.

Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan, selain 52 Paskibraka tingkat Provinsi Papua Selatan, pihaknya telah mengirim dua pelajar asal provinisnya ke Istana, kedua pelajar tersebut dikirim untuk mengikuti tugas Paskibraka di tingkat pusat di Istana.

Apolo mengatakan, pengiriman dua pelajar tersebut merupakan bagian dari pola yang dilakukan Papua Selatan setiap tahun.

Ada dua orang yang sudah kita kirim ke sana. Tiap tahun kita dua orang yang kita kirim ke Istana, kata Apolo disela-sela pengukuhan 52 anggota Paskibraka tingkat Provinsi Papua Selatan di Halaman Gedung Negara, Sabtu (15/8/2026).

Kedua wakil Papua Selatan tersebut adalah Vinsensius Renaldi Oey Yolmen sebagai perwakilan putra dan Kristina Ndiken sebagai perwakilan putri.

Nama keduanya tercatat dalam daftar 76 calon Paskibraka Tingkat Pusat Tahun 2026 yang mewakili 38 provinsi di Indonesia.

Kehadiran dua wakil Papua Selatan di tingkat nasional menjadi kebanggaan bagi pemerintah dan masyarakat di wilayah yang mencakup Kabupaten Merauke, Boven Digoel, Mappi, dan Asmat.

Keduanya membawa nama Papua Selatan sekaligus menjadi representasi generasi muda Papua dalam menjalankan tugas kenegaraan.

Pada Sabtu, 15 Agustus 2026, sebanyak 76 anggota Paskibraka Tingkat Pusat dari 38 provinsi resmi dikukuhkan di Istana Negara, Jakarta.

Mereka selanjutnya akan menjalankan tugas mengibarkan Sang Merah Putih pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka pada 17 Agustus 2026.

 

Biro Umum Setda Provinsi Papua Selatan

  • Tags:
  • -Transportasi Bus ASN
  • 120 Tahun Masuknya Injil
  • 121 Tahun Injil Merauke
  • 1447
  • 200 kupon
  • 2025–2029
  • 32
  • 38 Ribu Anak Tidak Sekolah
  • 5 Pilar Strategi Nasional Penurunan Stunting
  • 8 Aksi Konvergensi

Share post :