Pemprov Papua Selatan Dorong UPTD RSUD Merauke

Senin,5 Oktober 2026

Merauke - Biro Organisasi Setda Provinsi Papua Selatan mendorong Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Merauke dan Kimaam.

Hal itu disampaikan dalam rapat evaluasi penataan kelembagaan perangkat daerah Kabupaten Merauke di Kantor Gubernur Papua Selatan, Senin (5/10/2026).

Rapat tetsebut menindak lanjuti Surat Sekretaris Daerah Merauke Nomor 00.8.1.1/4999, tanggal 30 September 2026 tentang Permohonan Konsultasi Raperda Kelembagaan Perda Perangkat Daerah. 

Kepala Biro Organisai Setda Papua Selatan, Samuel R. Kamarka mengatakan, pemerintah daerah melihat bahwa rancangan peraturan yang telah disusun ini pada prinsipnya sudah cukup baik.

Namun demikian, kata dia, tentu masih terdapat beberapa hal, termasuk dampak, substansi, maupun poin-poin tertentu yang perlu diperbaiki dan disempurnakan sesuai dengan mekanisme, ketentuan, serta norma-norma yang harus kita ikuti.

"Saya menyampaikan terima kasih kepada dokter Dewi selaku Direktur RSUD Merauke dan seluruh jajaran yang telah hadir dan memberikan perhatian terhadap pembahasan ini,"kata dia.

Lanjut dia, kehadiran para tenaga kesehatan, khususnya dokter spesialis, tentu menjadi sesuatu yang sangat penting bagi pelayanan kesehatan di daerah ini.

Menurutnya, hal ini penting, baik untuk RSUD maupun fasilitas pelayanan kesehatan lainnya. 

"Secara pribadi, saya juga cukup sering mendapatkan pelayanan kesehatan dari dokter Dewi. Karena itu, saya memahami betul pentingnya keberadaan tenaga medis dan dokter spesialis di daerah,"ujarnya.

"Saya kira apa yang kita lakukan hari ini bukanlah untuk saling menyalahkan ataupun mencari kekurangan dari pihak tertentu,"katanya lagi.

Ia mengatakan, yang paling penting adalah bagaimana bersama-sama mencari rumusan yang terbaik agar nantinya peraturan yang dihasilkan benar-benar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Ketika pertama kali melihat surat dan proses ini, saya merasa sangat senang. Kita tentu berharap pelayanan kesehatan, khususnya ketersediaan dokter spesialis, dapat terus berkembang,"katanya.

"Kalau kita melihat ke belakang, ketika saya masih kecil, di Papua jumlah dokter spesialis masih sangat terbatas. Bahkan mungkin hanya ada sekitar lima dokter spesialis,"ujarnya.

Untuk mendapatkan pelayanan dari dokter spesialis tertentu kala itu, menurut dia, masyarakat harus menunggu atau mendatangkan dokter dari luar daerah.

Namun, katanya, kini perkembangan tersebut sudah sangat luar biasa. Sudah ada dokter-dokter spesialis yang dapat memberikan pelayanan di daerah, termasuk dokter spesialis bedah dan bidang-bidang lainnya. 

"Ini merupakan kemajuan yang patut kita syukuri dan terus kita dukung,"kata dia.

"Karena itu, saya berharap setelah penyerahan ini kita masih dapat membahas bersama beberapa hal yang mungkin masih perlu diperbaiki atau disempurnakan,"ujarnya lagi.

Ia menambahkan, pembahasan hari ini bukan merupakan akhir dari proses. Justru ini menjadi bagian dari upaya untuk terus melakukan penyempurnaan agar ke depan hasilnya menjadi jauh lebih baik, memiliki dasar yang kuat, serta dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan norma dan ketentuan yang berlaku.

 

Biro Umum Setda Provinsi Papua Selatan

  • Tags:
  • #Bazar Murah
  • #Studi Di Inggris
  • -Transportasi Bus ASN
  • 120 Tahun Masuknya Injil
  • 121 Tahun Injil Merauke
  • 1447
  • 200 kupon
  • 2025–2029
  • 32
  • 38 Ribu Anak Tidak Sekolah

Share post :