Peringati Nyepi, Pemprov Ajak Umat Hindu Jaga Persatuan dan Kesatuan
Sabtu,11 April 2026
Merauke - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan mengajak seluruh umat hindu di provinsi tersebut menjaga persatuan dan kesatuan serta kedamaian di wilayah tersebut
Ajakan itu disampaikan Asisten I Setda Papua Selatan, Agustinus Joko Guritno mewakili Gubernur Apolo Safanpo disela-sela acara dharma santi yang digelar oleh umat Hindu di Kabupaten Merauke sebagai puncak peringatan hari raya nyepi tahun baru saka 1948/2026 masehi, tingkat provinsi setempat.
Puncak perayaan Nyepi itu berlangsung di Pura Dhuta Dharma, Tanah Miring SP2,Sabtu, 11 April 2026.
Perayaan nyepi kali ini berlangsung meriah, diwarnai tari-tarian yakni tari Pendet, Gandrung ,Pangkur Sagu, dan Tari cenderawasih yang dilakoni para pemuda-pemudi setempat.
Hadir dalam momentum akbar itu, Bupati Merauke, Yoseph B Gebze, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Merauke, Forum kerukunan Umat Beragama,Kapolres Merauke dan Forkopimda.
Dalam sambutan, Guritno mengatakan pemerintah provinsi mengucapkan selamat memperingati hari raya nyepi bagi umat hindu. Semoga hari raya nyepi dharma santi di Papua Selatan ini selalu membawa kedamaian bagi umat hindu dan seluruh masyarakat di provinsi ini.
Ia menyebut, hari raya nyepi merupakan puncak dari hari pembersihan diri, hari pembersihan alam bagi umat hindu. Untuk itu, aura cinta kasih, kedamaian bagi Provinsi Papua Selatan terpancar dari umat hindu yang ada di daerah ini.
"Pemerintah Provinsi Papua Selatan mengajak semua umat hindu yang ada di provinsi ini untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan, menjaga kedamaian sesuai dengan ajaran yang diterima oleh umat hindu,"kata Guritno.
Guritno menjelaskan bahwa Papua Selatan adalah provinsi baru yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2022, untuk itu semua baru giat-giatnya membangun provinsi ini.
Ia mengajak umat hindu bersama umat lainnya, tokoh-tokoh masyarakat, dan seluruh masyarakat memajukan provinsi yang baru terbentuk ini.
Menurutnya, Pemprov Papua Selatan merangkul seluruh umat beragama yang berada di provinsi ini, semuanya diberikan hak yang sama untuk menjalankan ibadah sesuai keyakinannya masing-masing.
Lanjut dia, hendaknya itu dimanfaatkan dengan baik untuk tetap menjaga toleransi beragama, mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa, dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung.
"Saya yakin umat hindu sudah melaksanakan itu. Kita semua warga negara Indonesia, kalau mendengar perayaan-perayaan umat hindu, secara pribadi saya merasakan bahwa ini adalah nostalgia bagi kita semua,"ujarnya.
"Leluhur sebelumnya, kebanyakan umat hindu, oleh sebab itu, apa yang dirasakan umat hindu hendaknya kita juga merasakannya dihati kita masing-masing ,"katanya lagi.
Melalui momentum ini, kata Guritno, hendaknya dimanfaatkan untuk saling menghargai, saling menghormati antar umat beragama, dan saling membantu satu dengan yang lain.
Sehingga harmonisasi dalam kehidupan dan kekompakan dalam membangun daerah ini bisa berjalan sesuai harapan pemerintah dan masyarakat.
Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh umat hindu di Papua Selatan lantaran telah berpartisipasi dalam melaksanakan pembangunan di provinsi ini.
"Tingkatkan terus rasa persatuan kita sesuai dengan tema yang diusung yakni "vaisudaiva kutumbakam, satu bumi, satu keluarga nusantara harmoni indonesia maju,"ujarnya.
"Tema itu sangat penting dan sangat bagus karena itu hendaknya menjadi praktek kehidupan kita sehari- hari,"tambah Agustinus Joko Guritno.
Biro Umum Setda Provinsi Papua Selatan
- Tags:
- -Transportasi Bus ASN
- 120 Tahun Masuknya Injil
- 1447
- 200 kupon
- 2025–2029
- 32
- 5 Pilar Strategi Nasional Penurunan Stunting
- 8 Aksi Konvergensi
- AMDAL
- APBD Pemprov