Sekda Papua Selatan Gagas Proyek Perubahan, MAWAR Papua Selatan

MAWAR Papua Selatan (Model Aksi Wadah Kolaborasi dan Resiliensi Papua Selatan) merupakan gagasan perubahan yang diinisiasi oleh Ferdinandus Kainakaimu, S.Pd., M.Sc., Sekretaris Daerah Provinsi Papua Selatan, untuk memperkuat tata kelola pembangunan daerah melalui kolaborasi lintas perangkat daerah.

Gagasan ini berangkat dari kebutuhan untuk memastikan prioritas pembangunan Papua Selatan tidak berjalan secara sektoral, tetapi dikawal melalui kerja bersama yang lebih terarah, terintegrasi, dan responsif. MAWAR menempatkan kolaborasi sebagai fondasi, dengan menghubungkan para pemangku kepentingan, menyatukan informasi pembangunan, serta membangun mekanisme koordinasi dan tindak lanjut agar berbagai persoalan yang muncul dalam pelaksanaan prioritas pembangunan dapat segera diidentifikasi dan ditangani secara bersama.

Implementasi MAWAR diwujudkan melalui serangkaian instrumen yang saling terhubung, mulai dari Pembentukan Tim Efektif, Pedoman Model MAWAR Papua Selatan, Forum Kolaborasi, Peta Risiko Prioritas RPJMD, SOP Tindak Lanjut Forum, Dashboard Pemantauan Versi 1.0, hingga Pilot Project. Setiap instrumen memiliki fungsi dalam membangun ekosistem tata kelola yang lebih terstruktur: menetapkan prioritas, memetakan risiko dan permasalahan, memperkuat forum lintas perangkat daerah, menyediakan informasi pemantauan berbasis data, serta memastikan hasil koordinasi memiliki tindak lanjut yang jelas.

Melalui fondasi tersebut, MAWAR diarahkan untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih cepat, meningkatkan sinergi program dan data pembangunan, serta memperkuat kemampuan pemerintah daerah dalam merespons dinamika dan tantangan pembangunan Papua Selatan. 

Pada akhirnya, MAWAR Papua Selatan membangun cara kerja baru yang kolaboratif. Semangat “Bersama Mengawal Prioritas Papua Selatan” menjadi pesan utama bahwa keberhasilan pembangunan membutuhkan keterhubungan antara kepemimpinan, perangkat daerah, data, masyarakat, dan para pemangku kepentingan.

Dengan prinsip kolaboratif, terintegrasi, adaptif, berorientasi hasil, dan berkelanjutan, MAWAR diharapkan menjadi fondasi tata kelola yang mampu mengawal prioritas pembangunan secara lebih efektif, memastikan setiap langkah dapat dipantau dan ditindaklanjuti, serta memperkuat resiliensi pemerintah daerah dalam menghadapi perubahan.

 

 Tim Efektif PKN 1 Sekda

  • Tags:
  • -Transportasi Bus ASN
  • 120 Tahun Masuknya Injil
  • 121 Tahun Injil Merauke
  • 1447
  • 200 kupon
  • 2025–2029
  • 32
  • 38 Ribu Anak Tidak Sekolah
  • 5 Pilar Strategi Nasional Penurunan Stunting
  • 8 Aksi Konvergensi

Share post :