Wagub Paskalis Imadawa: Doa Anak Pesantren Menjaga Kerendahan Hati Pemimpin Papua Selatan

Wakil Gubernur Papua Selatan, Paskalis Imadawa, mengajak anak-anak di Pondok Pesantren Assunniyyah untuk terus mendoakan Gubernur dan Wakil Gubernur agar tetap menjadi pemimpin yang rendah hati dan melayani dengan tulus.

Hal itu disampaikan Wagub Paskalis saat menghadiri kegiatan Safari Ramadhan di Pondok Pesantren Assunniyyah, Yasa Mulya, Tanah Miring, Kabupaten Merauke, Selasa (18/3/2025).

“Saya dan Apolo Safanpo bisa menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Selatan, juga berkat doa dari anak-anak Pondok Pesantren Assunniyyah,” ungkap Wagub Paskalis dalam sambutannya.

Dia berharap agar doa tersebut terus dipanjatkan agar jabatan yang mereka emban tidak menjadi alat untuk kesombongan, melainkan sarana pelayanan penuh kasih.

“Kami mohon terus doakan kami agar tetap memiliki semangat pelayanan dengan rendah hati,” lanjutnya.

Paskalis mengakui, seorang pemimpin terkadang rentan berubah sikap menjadi sombong atau malas tahu. Oleh karena itu, doa dari santri-santriwati menjadi pengingat agar pemimpin selalu menjaga kerendahan hati dan ketulusan dalam melayani masyarakat.

Pada kesempatan itu, Wagub juga menyampaikan alasan khusus memilih Pondok Pesantren sebagai tempat kunjungan, yakni karena pondok pesantren adalah tempat tumbuhnya benih manusia berkualitas.

“Anak-anak dari panti asuhan atau pondok pesantren adalah calon pemimpin hebat di masa depan. Ketika masuk perguruan tinggi nanti, anak-anak pesantren pasti akan terlihat berbeda dari segi tutur kata, perilaku, komunikasi, dan wawasan,” jelas Wagub Paskalis.

Menurutnya, anak-anak pesantren memiliki kebiasaan bergaul dengan buku dan ilmu pengetahuan, tidak terkontaminasi dampak negatif dari penggunaan gawai secara berlebihan.

“Santri Assunniyyah benar-benar mempertahankan etika, akhlak, iman, dan ibadah yang baik. Ini merupakan modal kuat untuk menyambut masa depan, khususnya Indonesia Emas tahun 2045,” tambahnya.

Paskalis menegaskan, generasi yang akan membawa Indonesia menuju masa keemasan adalah anak-anak yang memiliki karakter kuat, seperti yang dibina di pondok pesantren.

“Pada 2045 nanti, tidak ada lagi kejahatan, pengangguran, atau kebodohan. Yang ada adalah generasi unggul hasil didikan pesantren,” tuturnya optimis.

Usai sambutan, Wagub Paskalis menyerahkan secara simbolis sembilan bingkisan kepada santri Pondok Pesantren Assunniyyah. Total bingkisan yang diberikan berjumlah 100 buah.

https://infopapuaselatan.com//detail/wagub-paskalis-imadawa-doa-anak-pesantren-menjaga-kerendahan-hati-pemimpin-papua-selatan

      Tags:
    • APBD Pemprov
    • Asmat
    • Boven Digoel
    • Boven digoel
    • GMKI
    • MRP
    • Mappi
    • Papua
    • Papua Selatan
    • Pemilu 2024
    • Selatan
    • artikel
    • asmat
    • berita
    • berita papua selatan
    • bovendigoel
    • evaluasi apbd
    • kominfo
    • mappi
    • merauke
    • nusantara
    • papua selatan
    • papuaselatan
    • pemilu
    • pj. gubernur papua selatan
    • politik
    • provinsi papua selatan
    • selatan
    • telekomunikasi
    • telkom

Share post :