Wagub Paskalis: Pemprov Papua Selatan Berkomitmen Dorong IPPM2AP
Selasa, 09 Juni 2026
Merauke - Wakil Gubernur (Wagub) Papua Selatan, Paskalis Imadawa menyatakan pihaknya siap mendorong Pusat Ikatan Pedagang Pasar Mama-Mama Asli Papua (IPPM2AP)
Demikian disampaikan Wagub Paskalis saat menghadiri Pelantikan Badan Pengurus IPPM2AP di Hotel Panda Merauke, Selasa (9/6/2026).
"Orang asli Papua kalau sudah dapat hasil buruan habis dikonsumsi,"tegas Wagub Paskalis dalam sambutan.
Ia mengatakan, Orang asli Papua pergi ke rawa, ke hutan pangkur sagu pulang bawa hasil ke rumah dihabiskan lalu masuk hutan lagi, ke rawa dihabiskan.
"Makanya kalau orang Papua kalau bilang sudah habis berarti benar-benar habis, tidak ada lagi,"kata Paskalis.
Namun, lanjut dia, kalau sudara-saudara dari luar Papua, mereka menyampaikan hasil yang didapat sudah habis tetapi sebenarnya masih ada sedikit karena jika mendapatkan hasil tidak dihabiskan tetapi masih menyimpan sebagian.
Paskalis menegaskan, sebenarnya inti dari Lembaga Masyarakat Adat (LMA) mengayomi konsumen.
Lanjut dia, dari fenomena itu muncul minta dan minta, ini sementara terjadi dan sedang dialami.
Ia menegaskan, pengurus yang dilantik harus menghilangkan hal tersebut.
Paskalis berharap melalui wadah ini diharapkan kepada mama-mama pedagang asli Papua harus bekerja keras, terus maju.
Dia meminta agar pengurus yang ada tetap jalan. Saat ini hanya membutuhkan komitmen, konsekuensi, semangat, soliditas, pengorbanan.
"Kalau ada yang banyak bicara mendingan dikeluarkan dari pengurus. Jika hanya bicara tetapi tidak saling menghormati, ini yang sulit,"ujar dia.
Ia menyebut, perjalanan mama-mama pedagang asli Papua ini cukup panjang. Dengan adanya wadah ini diharapkan pertama harus berkonsultasi dan bagimana menjadi mitra.
"Kita harus bermitra untuk membangun pasar mama-mama lewat wadah ini. Melalui wadah ini semua harus memberikan masukan supaya satu jalan, satu suara,"kata Paskalis.
Paskalis meminta pengurus yang ada harus berani punya nyali dan siap untuk berkorban. Kalau bicara masalah susah, semua harus susah dan harus berkorban, mau mengangkat orang yang selalu berjualan dipinggiran jalan, dan di emperan toko.
"Hanya orang susah yang bisa membantu orang susah.Komitmen harus berjalan, perjuangan pertama yaitu harus merubah pasar,"ujarnya
"Ingat ini perjuangan besar, berat, jabatan berat. Ada tantangan yang bakal dialami didepan,"kata Paskalis lagi.
Meski demikian, kata dia, harus dijalani harus dijalani dengan rendah hati.Harus bermitra dengan pemerintah, setiap tahun harus ada inisiasi upacara adat dan diinformasikan kepada tokoh-tokoh adat.
Dengan demikian agar supaya masukan kekuatan spiritual dari sisi kekuatan tetap turun temurun, memberikan nasihat.
Ia menyebut, pemerintah berkomitmen dan siap mendorong wadah ini khusus mama-mama pedagang asli Papua supaya bisa maju.
Paskalis menyarankan agar perlu ada aturan yang memayungi para pedagang asli Papua, semangat bersama dengan membuat peraturan daerah khusus (perdasus).
"Dengan demikian supaya jangan sampai terjadi saling monopoli dalam jual beli.Memberdayakan orang asli khususnya pedagang asli Papua,"ujar dia.
"Pemerintah siap membantu dan membela itu,"tambah Wagub Paskalis Imadawa.
Biro Umum Setda Provinsi Papua Selatan
- Tags:
- -Transportasi Bus ASN
- 120 Tahun Masuknya Injil
- 1447
- 200 kupon
- 2025–2029
- 32
- 38 Ribu Anak Tidak Sekolah
- 5 Pilar Strategi Nasional Penurunan Stunting
- 8 Aksi Konvergensi
- AMDAL